Mencoba berbagi cara mengurangi kebiasaan merokok.

21 02 2009

Rekans 45ers dimanapun anda berada, gak ada salahnya kita jadikan blog kita ini sebagai ajang untuk berbagi informasi atau pengalaman yang mungkin dapat kita jadikan pedoman atau acuan untuk menjalani kehidupan kedepan lebih baik.

Pada Kesempatan ini akan saya coba untuk berbagi cara untuk mengurangi kebiasaan merokok , siapa tau dengan menyisihkan uang yang biasanya dipakai untuk beli rokok, bisa kita pake untuk melunasi iuran Dasawarsa.

Sebagaimana kita ketahui bahwa merokok lebih banyak memberi kerugian dibandingkan keuntungan. Merokok dapat menyebabkan gigi menjadi kuning, kulit yang tidak sehat, nafas yang bau, kesulitan bernafas, kanker, penyakit paru dan jantung. Walaupun demikian, orang tetap merokok dan semakin banyak anak usia muda yang mulai merokok. Walaupun statistik menunjukkan peningkatan jumlah perokok yang cukup besar, keputusan akhir untuk berhenti merokok ada pada si perokok itu sendiri. Berikut ini adalah beberapa mitos dan kenyataan tentang merokok.

Mitos #1: Mengapa saya harus berhenti merokok ? Pada akhirnya saya pasti akan meninggal karena sesuatu sebab.
* Tentu, anda akan meninggal karena sesuatu sebab. Namun, bila anda perokok sedang, anda memiliki kemungkinan untuk meninggal tahun depan yang besarnya 1,5 kali orang bukan perokok yang berusia serta berjenis kelamin sama dengan anda. Anda juga memiliki kemungkinan untuk meninggal 3 tahun lebih cepat dari orang bukan perokok, dan sekitar dua kali lebih mungkin untuk mendapat serangan jantung atau meninggal karena kanker dibandingkan mereka yang bukan perokok.

Mitos #2 : Bila saya berhenti merokok, saya akan menjadi gemuk.
* Bila perokok menghentikan kebiasaanya, 79 % dari mereka akan bertambah berat badannya, namun pertambahan rata-ratanya hanya 2,3 kg. Berolahraga dan menjaga makanan yang dikonsumsi dapat membantu anda mencegah terjadinya kegemukan.

Mitos #3 : Saya tidak dapat menikmati hidup tanpa merokok.
* Bekas perokok memiliki kualitas hidup yang lebih baik, dengan berkurangnya batuk, bertambah baiknya fungsi paru serta bertambah kuatnya sistem pertahanan tubuh mereka, dibandingkan mereka yang tetap merokok.

Mitos #4 : Saya sudah terlanjur sakit akibat merokok. Jadi, lebih baik saya tetap merokok.
* Mereka yang berhenti merokok setelah mendapat serangan jantung memiliki kemungkinan untuk meninggal 10 kali lebih sedikit dibandingkan mereka yang terus merokok. Sepuluh tahun setelah serangan jantung, hanya 5 % dari yang berhenti merokok kemudian meninggal, dibandingkan dengan 49 % dari mereka yang tetap merokok. Penderita kanker paru juga lebih besar kemungkinannya untuk tetap hidup bila mereka berhenti merokok.

Mitos #5 : Saya akan berhenti merokok nanti. Tubuh saya masih memiliki waktu untuk mengatasinya.
* Walaupun beberapa efek buruk rokok ( seperti yang disebabkan oleh nikotin ) dapat menghilang dalam beberapa jam sampai beberapa hari setelah berhenti merokok, efek-efek lainnya perlu beberapa tahun untuk menghilangkannya. Untuk sebagian besar penyakit akibat merokok, semakin lama anda berhenti merokok, semakin kecil kemungkinannya untuk sakit atau meninggal.

Mitos #6 : Saya hanya menyakiti diri saya sendiri.
* Teman serta keluarga anda tidak hanya harus menghadapi penyakit akibat merokok yang anda alami, kebiasaan merokok anda juga akan meningkatkan risiko mereka untuk sakit dan meninggal. Orang yang terpapar asap rokok secara reguler memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk menderita infeksi saluran nafas dan penyakit paru seperti pneumonia.

Mitos #7 : Saya telah mencoba berhenti dan gagal, jadi kemungkinan besar saya akan gagal lagi bila mencoba berhenti.
* Banyak orang yang tidak langsung berhasil menghentikan kebiasaan merokoknya. Merokok adalah kebiasaan yang bersifat sangat adiktif dan banyak perokok yang mencoba berhenti untuk beberapa kali sebelum mereka akhirnya berhasil. Sebagian besar perokok kambuh kembali pada minggu pertama setelah berhenti, di saat mana gejala penghentian kebiasaan tersebut muncul dengan kuat sedangkan tubuh masih amat tergantung pada nikotin. Waspadalah bahwa saat-saat tersebut adalah saat yang paling sulit dan gunakanlah seluruh kekuatan dan kemauan anda serta teman dan keluarga anda agar dapat melalui masa-masa kritis tersebut. Metode yang terbaik bagi setiap orang berbeda-beda. Cara yang mungkin aneh bagi orang lain mungkin merupakan cara yang terbaik bagi anda. Jadi, jangan malu untuk mencoba cara baru. Berikut adalah beberapa saran yang dapat anda gunakan :

o Putuskanlah dengan tegas bahwa anda ingin berhenti merokok. Upayakan untuk menghindar dari pikiran negatif mengenai sulitnya upaya penghentian merokok.< berhenti setelah maupun sebelum baik penting, amat yang dorongan sumber menjadi dapat Mereka merokok. untuk upaya dalam anda teman-teman dan keluarga

o Jangan kosongkan asbak anda. Benda tersebut dapat mengingatkan anda tentang banyaknya rokok yang anda isap setiap harinya. Pemandangan serta bau puntung rokok tersebut juga dapat dijadikan peringatan bagi anda.

o Buang semua rokok dan korek yang masih belum digunakan.

o Kunjungilah dokter gigi untuk membersihkan kotoran gigi akibat tembakau. Perhatikan betapa indahnya gigi anda setelah dibersihkan dan pastikan agar tetap demikian keadaannya.

o Buatlah daftar barang-barang yang ingin anda beli untuk diri anda sendiri maupun untuk orang lain. Perkirakan harganya berdasarkan harga rokok perbungkus, dan sisihkan uangnya untuk membeli hadiah-hadiah tersebut.

Tetapkanlah target waktu untuk berhenti merokok, misalnya pada hari ulang tahun anda atau ulang tahun pernikahan anda, dan upayakan agar rencana tersebut jangan berubah apapun yang terjadi. Langkah ini dapat mempermudah anda untuk mengingat kapan anda mulai berhenti merokok dan untuk merayakannya setiap tahun !


Aksi

Information

10 responses

21 02 2009
moropadma

Bagus sekali info ini buat kita semua. Tapi kayanya ada yg baru bisa melaksanakannya bertahap deh. Dari yang awalnya perokok aktif, berubah menjadi perokok pasif. Alias, berhenti beli , tapi rokok punya orang lain. wakakaks….

21 02 2009
balinavy

Tks buat infonya. Btw, yang nulis ini ngerokok gak ya? hehe… Mdh2an sih nggak lah ya.

22 02 2009
Cahyo HG

Thanks banget informasinya dan semoga teman2 yg masih merokok menjadi mengurangi untuk merokok karena tahu dampak dari merokok tersebut, Viva 45

22 02 2009
indra_dharma

Menurut gw mah kalo mau berhenti ya berhenti aja. Kalo ada yang bilang mengurangi ato apapun namanya sih gw rasa agak – agak sedikit bulshit juga. Kalo tetap merokok walaupun cuman sebatang tetap aja akan terus merokok. Setubuh gak…….

22 02 2009
budixlv

Sampai sekarang banyak di antara kita menganggap bahwa merokok adalah hal yang negatif, bisa menimbulkan polusi, merusak kesehatan dan juga pemborosan. benarkah demikian? coba rekan2 bayangin apa jadinya indonesia tanpa rokok ? oke saya akan jelaskan manfaat rokok bagi kehidupan masyarakat indonesia .
1. Menambah pemasukan devisa negara, tau donk pajak rokok kan mahal banget
2. Mengurangi jumlah pengangguran, buruh yang bekerja di pabrik rokok dan juga salesnya jumlahnya ratusan ribu mungkin jutaan kalo pabrik rokok di tutup wah gawat deh..
3. Memajukan sepak bola indonesia, bukan rahasia lagi dari dulu sponsor untuk liga kan produk rokok
4. Menambah penghasilan bagi pedagang, maklum rokok termasuk produk fast moving/laku keras
5. Perusahaan rokok sering mengadakan program seperti bea siswa dll
pokoknya banyak lah manfaat lain
emang sih dampak rokok bagi kesehatan cukup membahayakan tapi dampak sosial yang positif kan jauh lebih banyak. kalo penduduk indonesia berhenti merokok ah ntar liga super maupun liga utama gak jadi di gelar, terus pengangguran meningkat dan devisa negara juga berkurang. kalo saya pribadi sih merokok tapi saya toleransi kalo ada orang yang tidak merokok di dekat saya, kalo merasa terganggu ya tinggal pergi aja, beres kan. pemerintah emang dah memperingatkan tapi tidak sedikit juga kaum pejabat yang merokok kok, jadi mau merokok atau berhenti merokok hak asasi manusia. yang penting beli rokok dengan duitnya sendiri. Tidak memberatkan teman ato duit buat belinya hasil korupsi…. Peace ah………Dan yang penting Iuran Dasa Warsa udah Lunas. Hidup Kolinlamil.. he.. he..

3 03 2009
Agusxlv

Fact: 50 Trilliun sumbangan dari cukai rokok buat negara, jadi kalo semua orang berhenti merokok, kita gak ada yang nggaji men…
jadi :
if you smoke don’t stop, if you do not smoke, do not start

4 03 2009
jokie

boleh boleh boleh,resep berhenti merokoknya.trimakasih banyak.saya juga sdg bberusaha berhenti merokok,saran dr adikku langkah awal ganti rokok yg berats dulu,contohnya saya dari a-mild ganti 234 premium,hasilnya memang berkurang,biasanya habis berbatang2,kalo samsu ya cuman pas habis makan saja,met mencoba ya teman teman.jggn lupa dasawarsa ud dekat yaaa,iuranyyyyyaaaaaaaaaaaaa…………

25 03 2009
Seal

Info yg baik dan berguna, sy sdh mencobanya dan hampir berhasil, lagi mencobanya sedikit berhasil, lagi lagi mencobanya dan tidak berhasil….. he…he…he… Kata orang untuk membuang kebiasaan lama ke kebiasaan baru butuh waktu 21 hari yang menentukan. Membuat suatu kebiasaan menjadi suatu karakter seseorang butuh 21 bulan dan untuk membuat suatu kebiasaan menjadi kebudayaan butuh 21 tahun. Jadi rekan-rekan yang sudah kumpul dan peduli dengan leting 21 kali saja, berarti sudah menjadi suatu kebiasaan, yang kalau tidak dilakukan berarti ada yang kurang. Makanya kalau diajak kumpul ayo kumpul….Ok, Salam Dahsyat!!! Go Moropadma!!!

3 03 2010
RENNAS

BUAT org2 yg ku sayang
sayangi tubuh dan kesehatan kalian ya

Luph u FULLLL.,.,.,.,

30 07 2010
widya

Makasih atas infonya, semoga berguna untuk suamiku yang perokok berat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: