Perut Buncit… bukan lagi tanda kemakmuran !!!!!

22 02 2009

hamilpalsu

Setiap orang pernah berhadapan dengan masalah yang satu ini, mungkin Anda adalah satu di antaranya. Perut buncit.
Selain merusak penampilan, perut buncit juga bisa mengindikasikan bahwa Anda berpeluang terserang berbagai macam penyakit seperti jantung koroner, asam urat, dan diabetes melitus. Tapi yang terpenting kondisi ini juga mengindikasikan tingginya kadar lemak disejumlah organ tubuh Anda. Inilah yang harus Anda waspadai. Pola makan yang tidak teratur dan tidak sehat adalah salah satu pemicunya, termasuk juga

kebiasaan mengkonsumsi junk food. Satu hal lagi yang menjadi masalah adalah kurangnya aktivitas tubuh, seperti olah raga. Biasanya jadwal yang padat dan segala kesibukan selalu dijadikan kambing hitam untuk tidak berolahraga.Perlu Anda ketahui, asupan energi yang tidak dibarengi dengan pembakaran energi yang seimbang akan menyebabkan energi ini bertumpuk di dalam organ tubuh. Penumpukan akan terjadi mulai dari pembuluh darah, dan lokasi kantong kantong lemak, seperti pipi, lengan, perut, paha dan pinggang. Perut buncit dan tubuh yang melar menanti Anda.
Untuk itu perhatikanlah asupan lemak dalam tubuh agar jangan sampai berlebihan. Kurangi makan goreng-gorengan, kendalikan konsumsi gula, dan perbanyaklah konsumsi serat, seperti buah dan sayur-sayuran.
Hal penting yang harus diperhatikan, sesibuk apapun aktivitas Anda, usahakan untuk menyempatkan diri berolah raga. Jangan sampai semua energi yang masuk melalui makanan, mengendap begitu saja dalam tubuh.

Sebagian besar perut besar atau menggelembung disebabkan oleh faktor dasar yaitu diet dan gaya hidup. Berikut beberapa cara untuk meratakanya:

Minum air
Jika Anda merasakan perut terasa penuh dan kembung akibat penyimpanan air, Anda sebenarnya dapat mengurangi masalah tersebut dengan minum air lebih banyak. Hal ini akan mencairkan konsentrasi sodium dalam tubuh sehingga meningkatkan jumlah air yang keluar dari sistem.Minum lebih banyak air juga menjamin fungsi empedu efektif untuk mengeluarkan produk sampah. Jangan merubah konsumsi air saat diet karena banyak bahan yang sulit dicerna dan dapat menyebabkan perut menggelembung.

Makan perlahan-lahan
Hindari makan cepat karena ketika Anda menelan terlalu cepat, setidaknya udara tertahan dalam usus dan membentuk gas yang dapat memicu penggelembungan perut. Selalu duduk saat makan dan kunyah makan secara perlahan-lahan. Makanan yang tidak terkunyah menjadi bagian-bagian kecil sulit dicerna dengan sempurna yang kemudian menghasilkan banyak gas yang menimbulkan penggelembungan.

Mengurangi konsumsi garam
Terlalu banyak garam dalam diet menambah ektra sodium terhadap cairan tubuh yang memperlambat mekanisme sehingga mendorong air keluar dari sel. Akibatnya perut terasa penuh dan menggelembung.

Konsumsi serat yang tepat
Serat adalah elemen penting dalam diet, tetapi untuk mengimbangi penyimpanan air yang menyebabkan penggelembungan, makanlah serat dari buah-buahan seperti apel dan pear yang memiliki banyak kandungan air.

Awasi pengobatan
Perut yang mengembang adalah efek samping dari konsumsi obat Aspirin kadang-kadang menyebabkan masalah perut yang memicu sembelit dan penggelembungan, termasuk pil kontrasepsi.

Hindari sembelit
Sembelit didefinisikan sulit mengalami buang air besar, kurang dari tiga kali buang air besar dalam seminggu atau jika terlibat ketegangan. Sebagai akibat perut terasa menambah besar. Untuk merangsang isi perut, tingkatkan konsumsi serat dari buah-buahan dan sayuran, lakukan secara gradual untuk menghindari fermentasi dan produksi gas yang berlebihan.

Olahraga
Olahraga akan membantu menggerakan cairan dalam perut yang dapat menyebabkan perut besar dengan mendorongnya keluar dari jaringan dan masuk aliran darah dimana akan dilkeluarkan sebagai keringat atau dibawa ke empedu untuk dikeluarkan sebagai urine. Olahraga yang disarankan antara lain aerobik.

Diambil dari berbagai sumber sebagai saran bagi rekan2 yang mau Diklapa ..
Kapten Laut (T) Budi Cahyana NRP. 14389/P


Aksi

Information

2 responses

25 02 2009
balinavy

Kang Budi, masukannya bagus banget nih. Kan saya coba jalanken. Tapi ada satu nih kelemahan saya.. Saya orangnya nggak ‘tegaan’. Nggak tega kalo lihat makanan banyak tapi nggak ada yang ngabisin; nggak tega kalo liat temen makannya nambah sendirian – jadi saya temenin juga; nggak tega aja deh bawaannya. Hehe… Lain kali saya akan tega!!! Hidup six packs!!

26 02 2009
balinavy

Ngemeng-ngemeng, yang di poto itu perut one pack (alias buncit) nya siapa, kang Budi? Wehehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: